Tag: Jenis-Jenis Vaksin

Heboh Jenis-Jenis Vaksin yang akan Diedarkan di Indonesia !

Good News ! Akhirnya 2 hari yang lalu tepat tanggal 13/01/21 Presiden Ri yakni Pak Joko Widodo sudah menjadi orang pertama yang melakukan adanya vaksinasi di Istana Kepresidenan. Lalu selanjutnya disusul oleh Artis sekaligus Influencer ternama di Indonesia yakni Raffi Ahmad. Selain itu, kabar sebelumnya Pak presiden Joko Widodo telah menyampaikan jika Vaksin Corona ini akan diberikan secara Gratis kepada masyarakat Indonesia. Entah ini sudah Fix atau baru wacana yang harus dimufakatkan kembali. 

Namun disini pak presiden sudah mengatakan bahwa Keputusan ini, diambil setelah menimbang berbagai hal yang ada. Salah satunya adalah Masukan dari Masyarakat. Pak Presiden juga mengatakan bahwa setelah menerima banyak sekali masukan dari Masyarakat dan juga sudah melakukan kalkulasi ulang – lalu melakukan perhitungan ulang mengenai adanya keuangan negara dan bisa disampaikan oleh Pak Joko Widodo bahwa Vaksin Covid-19 ini akan dibagikan ke masyarakat secara Gratis. 

Sebelum benar-benar dibagikan ke seluruh Masyarakat dari 34 Provinsi yang ada, disini kami ingin membahas berbagai macam jenis-jenis yang akan diberikan di Indonesia. Kenapa jenis-jenis ? sebab tak hanya satu ternyata, disini terdengar kabar ada 4 sampai 6 Vaksin yang akan diedarkan di Indonesia. Apakah benar itu adanya ? untuk itu langsung saja kalian cek apa saja Jenis Vaksinnya dan manakah diantara tersebut yang sudah mulai diedarkan ? 

Mengenal Jenis-Jenis Vaksin Corona di Indonesia 

Pemerintah rupanya sudah menetapkan adanya beberapa jenis vaksin yang masuk ke dalam uji klinis sampai detik ini. Keputusan dari pemakaian beberapa jenis vaksin ini telah ditekankan langsung oleh Menteri Kesehatan kesayangan Indonesia, yakni pak Terawan Agus Putranto. Hal ini memang sudah tertuang langsung pada surat keputusan dari Menteri Kesehatan No. 9860 Tahun 2020 mengenai Penetapan dari Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona atau Covid-19. 

1. Vaksin Sinovac 

Tanggal 13/01/21 kemarin, Pal Presiden RI yakni Pak Joko Widodo sudah melaksanakan adanya suntik Vaksin dengan jenis Sinovac ini. Jadi sebelumnya vaksin ini sudah masuk ke dalam uji coba fase ke-3, yang mana Sinovac ini sudah melakukan adanya uji coba terhadap vaksin dari buatan Brasil – Indonesia – Bangladesh. Hasil awal yang sudah terjadi adalah dari Science terhadap Monyet yang telah menunjukkan adanya hasil dari Antibodi yang telah menetralkan 10 Galur bagi Sars-coV-2 atau Covid. 

Sinovac sendiri memang sudah menjadi 1 dari 6 vaksin yang telah dipesan oleh Pemerintah Indonesia yang tiba di Indonesia sudah dari tanggal 6/12/20 kemarin. Sekitar 1,2 Juta Dosis yang datang ke Indonesia pada Kloter Pertama. Untuk sisanya sendiri sekitar 1,8 Juta Dosis yang memang datangnya di Tahun 2021 pada Bulan Januari ini. Negara Indonesia sudah menjadi salah satu negara yang menjadi tempat untuk melakukan Uji Coba Vaksin buatan dari negara China tersebut. Vaksin Sinovac ini sendiri rupanya melakukan tahapan penyelesaian Uji Klinisnya kemarin di kawasan Bandung – Jawa Barat. 

Untuk vaksin Sinovac ini rupanya sudah mengalami pertimbangan dari BPOM yang telah mengeluarkan adanya Izin setelah melihat adanya Imunogenisitas – Keamanan dan Efikasi Sinovac ini juga sudah memenuhi adanya standar yang sudah ditetapkan oleh WHO. selain itu, MUI juga menyatakan vaksin ini Halal ! 

2. Vaksin AstraZeneca 

Untuk vaksin Corona ini juga sudah selesai dalam tahap uji Klinis di fase ke 3 dan sudah diklaim penuh bisa melawan adanya Covid-19 serta aman untuk tubuh manusia. Walau sempat mengalami yang namanya masalah setelah adanya 2 klaim efikasi yang berbeda, keampuhan yang diberikan oleh Vaksin AstraZeneca ini resmi dalam mengeluarkan adanya Klaim Efikasi sebesar 70% di tanggal 13  Desember tahun lalu. 

Menkes Budi juga sudah mengatakan Vaksin Covid yang nantinya akan diberikan kepada 1,3 Juta Tenaga Kesehatan dan akan disusul langsung oleh Kelompok Lain berdasarkan skala prioritas yang sudah ditetapkan oleh pihak Pemerintah Indonesia. Rencananya vaksin yang diberikan untuk tenaga kesehatan ini akan dilakukan dalam masa waktu 1 sampai dengan 3 bulan. Dan untuk tahapan selanjutnya, vaksin ini tetap dilakukan untuk 17,4 Juta Petugas dari pelayanan Publik dan akan disusul kembali oleh 21,5 Juta Masyarakat dengan usia diatas 60 tahun atau lansia. Dan terakhir akan diedarkan kepada masyarakat Umum. 

3. Vaksin Sinophram 

Untuk vaksin ini berasalnya dari China National Pharmaceutical Group Corporation. Walau sudah masuk ke dalam tahap pengujian akhir yang belum terselesaikan, namun di negara China sendiri sudah kurang lebih 1 juta orang disuntikan dengan menggunakan Vaksin ini dibawah dari izin penggunaan darurat. Sebelum vaksin Sinophram ini sudah terbukti secara menyeluruh, rupanya vaksin tersebut hanya digunakan oleh mereka selaku : Pejabat China – Pelajar China dan para Pekerja di China yang sering berpergian. Lalu di September tahun 2020, Uni Emirat Arab telah menjadi negara pertama juga diluar China yang telah menyetujui adanya penggunaan dari vaksin ini. 

4. Vaksin Pfizer Inc and BioNTech 

Selanjutnya, vaksin yang telah diproduksi langsung oleh Pfizer dan BioNTech yang mana sudah mengajukan pada penggunaan darurat vaksin dari Virus Corona yang diproduksinya ke BPOM Amerika Serikat dan Eropa. Untuk uji coba terakhir pada tanggal 18 November tahun 2020, mereka juga sudah mengklaim langsung adanya 95% dari Vaksinnya secara Efektif yang bisa menangkal Virus Corona dan tidak akan menimbulkan adanya resiko dari masalah keamanan yang ada. 

5. Vaksin Moderna 

Vaksin Moderna sendiri juga sudah mengklaim bahwa Vaksin Produksinya ini telah memiliki sebuah efektivitas sebesar 94,5% dan pada akhirnya, bulan November tahun lalu Moderna telah mengaku melakukan adanya pengajuan izin penggunaan darurat untuk Vaksin Covid kepada Regulator dari Amerika Serikat dan Eropa. Moderna sendiri telah meyakini adanya vaksin buatannya yang sudah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPOM Amerika Serikat bagi para pengguna darurat. 

6. Vaksin Merah Putih 

Dari namanya sudah ketebak jika vaksin ini berasal dari Indonesia. Vaksinnya sendiri sudah menjadi hasil gabungan BUMN PT Bio Farma dengan lembaga Eijkman Institute. Pemerintah berharap jika Vaksin Merah Putih ini bisa benar-benar selesai di akhir tahun 2021. Dan Bio Farma juga telah menjalin adanya kerja sama dengan perusahaan Vaksin asal dari China yakni Sinovac BioTech. 

Sumber langsung dari artikel yang tayang di Akurat.co

Menurut dari Direktur Pencegahan dan juga Pengendalian Penyakit Menular secara langsung. Kementerian Kesehatan yakni Dr. Siti Nadia Tarmizi, terdapat 107 Juta Penduduk yang Mana sudah menjadi target vaksinasi di Indonesia. Dari banyaknya jumlah ini, sekitar 32 Juta orang nantinya yang akan mendapatkan vaksin ini secara gratis, dan jumlah ini sudah masuk sebesar 34,24% dari 107 warga yang telah menjadi target langsung dari Vaksinasi. Artinya disini akan ada 75 Juta Orang yang benar-benar harus bisa melakukan vaksinasi sendiri alias untuk bisa membayarnya. 

Doa terbaik saja, semoga dari kehadiran Vaksin ini nantinya pandemic tersebut segera berlalu dan tidak perlu balik lagi ke Negara Indonesia dan beberapa negara lainnya. Intinya, tetap menjaga pola kesehatan sesuai dengan protokol saat ini.

, ,