Tag: Gilang Kain Jarik

Fakta Tertutup Gilang Fetish Kain Jarik Oleh Pihak Kepolisian !

Zaman sudah semakin maju, namun orang-orang yang ada di dunia justru semakin hilang waras nya. Hal ini terbukti dari banyaknya kasus-kasus seram yang semakin hari meresahkan seluruh masyarakat yang ada di dunia. Contohnya seperti beberapa hari lalu yang mana media sosial di Instagram joker123 dan Twitter digegerkan oleh video dari seorang wanita yang senang sekali mendaki gunung akhirnya harus tewas terbunuh di daerah pegunungan. Video tersebut sudah tersebar dari orang ke orang dengan isi di dalam videonya sendiri hanya sekitar 1 menit yang menjelaskan di awal video ada pasangan kekasih yang selalu mendaki bersama-sama, menghabiskan momen-momen bahagia, sampai akhirnya wanita ini harus tewas secara tragis.

Pasalnya, wanita cantik yang sampai sekarang belum diketahui inisialnya tersebut  harus rela meninggal dengan cara perutnya ditusuk beberapa kali oleh satu pria jahanam dan LEHER dari sang wanita harus rela di tebas layaknya penyembelihan hewan qurban hingga terputus! Sungguh kejam para pelaku ini. Berita tersebut benar-benar mimin dapatkan dari random people di Instagram yang memberitahukan tentang video tersebut. Benar atau tidaknya kita belum mengetahui lebih detail karena belum ada info penjelasan terkait kebenaran dari video tersebut. 

Selain itu, dalam beberapa minggu terakhir kita juga digegerkan oleh kasus “ Predator Gilang Fetish Kain Jarik “, beserta hastag #Bungkus selama satu bulan benar-benar Trending Topik di Twitter dan selanjutnya di ikuti oleh media sosial lainnya sampai sudah masuk ke ranah berita Nasional! Menurut cerita yang ada, Fetish ini sendiri adalah salah satu kelainan yang di idap oleh Gilang sang pelaku. Mungkin cerita lengkapnya sudah kalian ketahui dengan detail bukan ? untuk melengkapi itu semua, disini kami akan beritahukan sedikitnya fakta yang bisa di ungkap oleh pihak kepolisian mengenai Gilang Fetish Kain Jarik yang telah tertangkap oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia. 

Apakah Fetish Sebuah Penyakit yang Berbahaya ? 

Sampai saat ini, masih banyak orang-orang yang kurang tahu akan kehadiran dari FETISH ini sendiri. Jika bisa diartikan, Fetish ini sendiri berasal dari kosa kata “ Fetisisme “ atau banyak yang mengetahui ini sebuah kelainan yang mudah dialami oleh seorang wanita maupun lelaki seperti Gilang ini. 

Menurut pengertian yang sudah beredar, Fetish ini adalah keadaan dari diri seseorang yang mana memiliki hasrat lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal pada umumnya untuk melakukan hal-hal tertentu ( baik positif dan negatif ) pada benda mati maupun pada makhluk hidup yang khususnya pada bagian tubuh selain Genital. Hasrat ini bisa muncul setelah melihat objek yang dirasa pas dengan hasratnya tersebut, dan bisa dilakukan tanpa harus memegang sekalipun itu. 

Fetish Adalah…

Contoh kecilnya saja seperti: kalian tahu kasus pencurian Celana Dalam ? Pencurian Kutang ? ini bisa jadi sebagai pengidap FETISH. Ya salah satunya Gilang yang senang dengan korban jika terbungkus dengan Kain Jarik atau apapun itu! Jika kalian tahunya Fetish ini hanya menyerang laki-laki saja dari kasus yang ada, itu bisa dikatakan salah besar. Karena di salah satu situs ada yang menunjukkan sebuah penelitian secara umum dengan persentase Wanita :67% bisa mengalami kelainan Fetish ini, dan Lelaki : 84% memang jauh lebih besar dibandingkan wanita. 

Bahayanya Fetish ini sendiri adalah kecenderungan terus menerus melakukan hal tersebut sampai hasrat yang ada tercapai. Dan sudah pasti hal ini akan membawa dampak buruk bagi orang tersebut kedepannya. Mengapa demikian ? karena, nantinya orang ini akan mengalami Fetish Diorder. Yang mana, Fetish ini akan selalu terjadi pada saat orang tersebut TIDAK mendapatkan rangsangan dari hasratnya pada objek tersebut. Ya zaman sekarang si anak-anak muda lebih dekat dengan penyebutan Psychopath! Karena, apa yang biasanya Psychopath ini mau pasti harus bisa terlaksanakan dengan cara apapun itu. 

Fakta Penangkapan Gilang Fetish Kain Jarik 

Dalam kurun beberapa hari lalu telah terjadi penangkapan oleh Pihak Kepolisian terhadap Gilang yang mana Mantan dari Mahasiswa UNAIR di Surabaya. Penangkapan ini memang sudah terjadi di kawasan Kapuas. Lengkapnya pada Jl.Cilik Riwut , kelurahan Selat Dalam , Selat , daerah Kapuas yang tepatnya berlokasikan di Kalimantan Tengah pada tanggal 06-08-2020 di hari Kamis lalu. 

Dari penangkapan ini, Gilang akhirnya mengakui kesalahannya dan mengaku dengan jelas mengalami adanya Kelainan Sejak Kecil terhadap ketertarikan seksualnya tersebut. Untuk lebih jelas lagi, berikut ini akan kita beritahukan beberapa ungkapan Fakta tersembunyi dari Gilang Fetish Kain Jarik yang berhasil di tangkap oleh Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Proses Penangkapan dari Gilang Fetish Kain Jarik mantan Mahasiswa dari UNAIR

1) MENGALAMI KELAINAN JELAS SEJAK KECIL

Setelah sempat viral di dunia maya tepatnya di Media Sosial Twitter , Gilang terang-terangan mengaku kepada pihak Kepolisian yang mendatanginya ini ternyata mengidap kelainan seksual dari kecil. Hal ini dilansir dari perkataan Kapolrestabes Kapuas “ AKBP Manang Soebeti “ yang memang pada saat itu telah melakukan penangkapan tersangka Gilang di Kalimantan Tengah. Keterangan lanjutnya adalah Gilang sendiri emmang dari kecil sangat tertarik akan dunia seksual dengan orang-orang yang berselimut atau benar-benar terbungkus oleh kain Jarik atau apapun itu. 

Data ini ada dari interogasi yang sempat dilakukan tanggal 7/8/2020 saat dikonfirmasi melalui telepon genggam. Memang dirinya benar-benar dari kecil senang dengan seseorang yang terbungkus oleh kain dari atas kepala hingga kaki. Dan disini juga orang tua dari Gilang sudah mengetahui jelas perilaku kelainan yang dimiliki oleh anaknya ini. 

2) RUMAH PAMAN MENJADI TEMPAT PERSEMBUNYIAN

Selama berita ini beredar, ternyata rumah dari Paman Gilang inilah yang pas untuk dijadikan tempat persembunyiannya. Nah, alamat rumahnya sendiri yang tadi sudah kita berikan lengkap ada di Kalimantan Tengah. Kinerja dari bapak AKBP Manang Soebeti beserta rekan-rekannya sangat bagus karena bisa dengan mudah menemukan adanya lokasi dari Gilang ini dan langsung melakukan penangkapan dari mantan UNAIR Surabaya tersebut. 

Dilansir dari Mantan Kapolsek Sawahan, Gilang di tangkap di rumah Pamannya tepat di Sore Hari dan dirinya sudah benar-benar pasrah tanpa melakukan perlawanan sedikitpun. Penangkapan memang langsung dikepalai oleh Kanit Resmob Iptu Arif Risky beserta dengan 3 orang anggota lainnya yang berkoordinasi langsung dengan Sat Reskrim Kapuas.

3) MENJALANI PEMERIKSAAN FOTO-FOTO DI HP !

Setelah tertangkap, Gilang pada akhirnya dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk nantinya bisa menjalani penyelidikan lebih lanjut lagi. Polisi juga akhirnya mengamankan telepon genggam yang dimiliki oleh Gilang sebagai salah satu bukti nyata yang dimiliki oleh si pelaku ini. Memang biasanya dalam kasus yang sudah-sudah, kepolisian akan mencari alat bukti kuat yang memang berkaitan dengan UU ITE yang berlaku. 

4) DITERBANGKAN LANGSUNG KE SURABAYA

Dari penangkapan itu pula, gilang menjalani Rapid Test dan pada Akhirnya langsung diterbangkan ke Surabaya sekitar pukul 11:00 Waktu Indonesia Barat. Selama berada di Mapolrestabes Surabaya, Gilang benar-benar menjalani interogasi yang intensif oleh Unit Resmob Sat Reskrim di sana. Kepada sejumlah wartawan, pihak kepolisian mengatakan kasus ini masih diperiksa dengan baik-baik dan memang nantinya kasus ini akan segera rilis secepatnya. 

5) KEPUTUSAN “DO” PIHAK UNAIR

Karena sudah dianggap melecehkan nama baik dari Universitas, pihak dari Universitas langsung mengambil tindakan tegas dengan men DO ( Drop Out ) Gilang Fetish Kain Jarik dari kampus tersebut. Yang berarti Gilang selaku mahasiswa Semester 10 yang mengambil jurusan di Fakultas Ilmu Budaya ini terpaksa tidak lagi bisa melanjutkan pendidikannya di kampus tersebut. Dari pen DO an ini, keluarga tersangka juga sangat amat menyesali perbuatan yang telah dilakukan oleh anaknya tersebut. Walau sudah meminta maaf, tetap saja korban merasa dicemarkan nama baiknya dan meminta hukuman setimpal dari kasus yang sudah berlangsung sangat lama ini sampai benar-benar menimbulkan kurang lebih 25 korban dari beberapa berita di media internet saat ini. 

Dari kasus ini kita jadi tahu, bahwasannya berteman harus benar-benar bisa menyeleksi lebih ketat lagi. Dan jika sekiranya teman mu ini masih tergolong baru dan jarang sekali bertemu cobalah untuk membatasi diri kalian untuk tidak mengikuti semua apa yang diminta oleh teman kalian ini. Selain itu, selalu mawas diri juga untuk kalian karena dari kasus ini kita bisa tahu kejahatan bukan hanya Perampokan, Jambret, Penculikan, Begal, namun Kejahatan itu sendiri bisa berasal dari media apapun juga tanpa pandang bulu ! 

,